Friday, February 28, 2020

CONTOH CIRI USAHA TANPA SYSTEM

CONTOH CIRI USAHA TANPA SYSTEM, Owner Lebih Sibuk Daripada KaryawanDari 1000 bisnis yang dimulai hari ini, 5 tahun kemudian akan gagal sebanyak 800 dan tersisa 200 bisnis. Sedangkan pada 10 tahun kemudian yang survive hanya 40, artinya akan ada yang tutup atau gagal sebanyak 96% nya pada tahun ke 10.
Jadi tidak gampang memang menjadi pebisnis yang sukses, tidak hanya otot dan modal keberanian akan tetapi diperlukan ilmu dan kecerdasan soft skill.
Ada empat syarat jika Anda ingin bisnis Anda sukses:
  1. Usaha itu harus menguntungkan. Kalau usaha tidak menguntungkan itu namanya bukan bisnis.
  2. Usaha itu harus bisa diduplikasi. Kalau tidak bisa diduplikasi, selamanya owner akan bekerja sendiri.
  3. Usaha itu harus bisa berjalan dengan system. Tanpa system owner yang kerja lebih keras dari pada karyawan
  4. Usaha harus ada managemen. Kalau Anda punya bisnis tapi tidak punya managemen untuk mengelola, itu namanya bukan bisnis tapi MLM.
Membangun bisnis, sama dengan membangun sebuah rumah. Seharusnya tidak dibangun dengan asal-asalan mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pemeliharaan.
Membangun System Bisnis berarti mempersiapkan bisnis Autopilot yaitu menciptakan bisnis yang berjalan dan berkembang tanpa Anda.
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog
Karena satu-satunya alasan seorang pengusaha memiliki bisnis adalah agar bisa mewujudkan impiannya yaitu dengan memanfaatkan ‘UANG’ dan ‘WAKTU’.
Jadi bisnis yang sukses adalah mereka yang business ownernya make more money and more time.
Hehmm… bagaimana dengan Anda?
Mari berbenah, kini banyak cara mudah untuk mensistemkan bisnis Anda.


Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

CUSTOMER SEGMENTS ( Everyone is not your customer )

‘Customer Segments’, jual produk yang dibutuhkan oleh customer Anda (market driven), bukan jual produk yang Anda bisa buat (product driven). Banyak orang menjual produk yang mereka bisa buat akan tetapi tidak dibutuhkan oleh customer.
Inilah ‘mindset bisnis’ yang kadang kita lewatkan sebagai start up, yang jika salah, bisa membuat mata berkunang – kunang, ‘mbrebes mili’ dan ‘khayal-khayal’ di pelataran. Sebab investasi besar berupa dana, pikiran, dan waktu demi menciptakan produk yang unik dan istimewa, begitu jadi, produk tidak bisa dipasarkan sebab tidak dibutuhkan oleh customer.
‘Jangan ambil posisi berbeda dengan konsumen’. Penting Anda mempunyai produk bagus, produk satu – satunya yang terbaik, akan tetapi Anda tidak tahu siapa sasaran produk Anda. Itulah pentingnya kenapa pebisnis harus merencanakan ‘target pasar’ atau CUSTOMER SEGMENTS.
Alexander Osterwalder menempatkan Customer Segment sebagai salah satu faktor paling penting dalam Business Model Canvas (BMC). Anda harus merumuskan ‘Customer Segment’ dengan cara mengidentifikasi target market Anda. Untuk memudahkan itu Anda harus bisa menjawab pertanyaan “Who do you help?”.
Carilah jawaban dari  pertanyaan ‘Siapa yang anda bantu?’, dengan kata lain Anda harus dapat menuliskan siapa yang membutuhkan pertolongan anda, siapa saja orang yang membutuhkan produk atau jasa Anda. Buatlah daftarnya!
Identifikasi customer segmens atau target market Anda: Pekerjaan, umur, status, jenis kelamin, Pendidikan, komunitas, domisili, kota, negara dan seterusnya.
Ada 1 hal yang sangat penting sebelum anda identifikasi customer segmens adalah mulailah dengan menemukan problem atau masalah calon customer adalah yang disebut “PAIN” yaitu ‘rasa sakit’. Jika Anda dapat menemukan masalah customer Anda maka Anda akan mudah membuat produk yang solutif yang mereka butuhkan.

Contoh produk saya: Serial Buku SOP Perusahaan

Apa masalah (Pain) customer saat ingin menyusun SOP Perusahaan?
 Dalam menyusun SOP Perusahaan ditemukan “PAIN” yang customer hadapi sebagai berikut:
  1. SOP ITU SULIT
Bagi mereka dan menurut kebanyakan orang, membuat SOP itu sulit dan tidak mudah. Ribet karena harus belajar SOP memerlukan waktu lama. Padahal menyusun SOP itu mudah asal tahu ilmu dan caranya.
  1. BIAYA MAHAL
Bagi mereka dan realitas yang terjadi, membayar konsultan itu tidak murah. Untuk menyusun SOP konsultan dibayar dengan harga mahal. Sedangkan ikut pelatihan atau workshop SOP juga demikian, biayanya cukup mahal dan memerlukan waktu lama serta hasilnya tidak sesuai harapan.
  1. MINIMNYA REFRENSI / CONTOH SOP
Tidak ada contoh / refrensi yang bisa digunakan untuk membantu dan mempermudah menyusun SOP Perusahaan.  Bekal membaca buku dan ikut pelatihan belum cukup untuk bisa menyusun SOP usahanya sendiri. Contoh SOP yang ada di pasaran (internet) tidak banyak membantu karena berisi SOP sampah, dan tidak berguna.
Demikian contoh pengisian Customer Segments, jika anda bisa identifikasi  dengan baik, maka, organisasi bisnis Anda tidak akan keliru memilih target pasar.
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog
Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

NAIKKAN OMSET BISNIS AKHIRATMU

NAIKKAN OMSET BISNIS AKHIRATMU, Mulai dari Start Up, sebagai pebisnis dan pedagang selalu dituntut untuk berfikir dan berusaha bagaimana untuk meningkatkan omset dan profit jualannya. Tidak hanya omset pebisnis harus juga mengejar free cash. Setelah start up dan bisnis berkembang (grow up) mulai memikirkan system business dan team untuk membantu mengelola jalannya usaha, sehingga usaha benar – benar siap ekspansi (Scale Up).
Demikianlah pebisnis harus membuat target – target untuk mencapai goal dan tujuan yang diinginkan. Semua rencana bisnis sudah tertuang dalam Bisnis Model Canvas (BMC) atau Business Road Map (BRM) secara lengkap.
Tapi ingatlah kita juga milik akhirat selain milik dunia. Maka ambillah duniamu tapi jangan lupakan akhiratmu. Kini saatnya kita juga berfikir untuk akhirat kita. Untuk urusan akhirat mari kita coba bikin lebih terencana sebagaimana kita menjalankan bisnis kita. Kita jadikan bisnis kita menjadi asset akhirat kita. Bagaimana dengan business road map Anda? Dan bagaimana pula Business Road Map Akhirat Anda?
Jika dituliskan makan secara sederhana, kurang lebih beginilah alur Business Road Map Akhirat kita:
“GOAL SETTING – TARGET OMSET – TOOLS / STRATEGY – ACTIONS – EVALUATION”.
Dalam roadmap bisnis akhirat secara sederhana bisa dijelaskan sebagai berikut:
Goal Setting, adalah ibadah yaitu tugas dan tujuan kita diciptakan di dunia ini.
Target/Omset, adalah target prestasi amal ibadah kita.
Tools Strategy, adalah Ilmu / fikih Ibadah.
Actions, adalah Amal Ibadah (pelaksanaan ibadah).
Evaluation, adalah Muhasabah dan evaluasi atas amal ibadah yang sudah kita lakukan.

Dengan rodmap ini, insya Alloh prestasi amal (omset) ibadah untuk akhirat kita akan terukur dan lebih maksimal, tidak lain dalam rangka menggapai ridho Alloh SWT. Aamiin ya Rabb…
Bagaimana, Apakah siap naikkan Omset Akhiratmu?
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

Thursday, February 27, 2020

KEGAGALAN PEBISNIS PEMULA


KEGAGALAN PEBISNIS PEMULA
‘KEGAGALAN PEBISNIS PEMULA’ Salah satu kesalahan pebisnis pemula adalah terlalu sibuk di dapur atau proses produksi, sehingga melupakan pasar. Maka konsekuensi yang terjadi adalah bisnis gagal dan gulung tikar atau usaha hanya seumur jagung. Sering kali pebisnis pemula selalu berfikir bahwa mulai usaha dimulai dengan memproduksi sesuatu barang atau jasa sendiri.
Ini kadang tidak realistis.

Tips untuk pebisnis pemula adalah Kuasai pasar bukan kuasai produk. Jangan enggan mengambil produk lain untuk kita jual dan pasarkan dibanding buat produk sendiri di awal usaha. Jika cost produksi yang puluhan atau bahkan ratusan juta kita gunakan untuk biaya pemasaran sesuatu produk yang sudah ada. Sangat memungkinkan untuk berkembang dan sukses.
Setelah pasar terbentuk dan jaringan semakin kuat bolehlah dipikirkan untuk buat produk sendiri. Ketahuilah, banyak toko waralaba yang menjual barang orang lain, mereka tidak produksi barang sendiri tetapi sukses dan menguasai pasar retail nasional.
Anda bilang Anda kerja keras membangun bisnis untuk keluarga Anda, Kerja keras untuk keluarga Anda akan tetapi ironis keluarga Anda tidak begitu mengenal Anda.Anda menjadi orang asing bagi keluarga karena tidak punya cukup waktu untuk bersama mereka, untuk diri sendiri saja tidak. Anda hampir tidak punya kehidupan demi bisnis.
MAU SAMPAI KAPAN?
Anda harus mengatur bisnis Anda biar memberikan hidup yang berkualitas, jangan biarkan bisnis Anda justru mengatur hidup Anda, sedangkan usia Anda semakin tua. Ayo mulai membangun kaki meja bisnis Anda. biar bisnis semakin profitable dan autopilot, bisnis bisa berjalan sendiri Anda bisa jalan-jalan. “Rumah Terurus Bisnis Jalan Terus”.
Tidak ada kata tapi! Nah loh!
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog
Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

FORMULA 5-3-1 (Memenangkan Persaingan)


FORMULA 5-3-1 (Memenangkan Persaingan)
FORMULA 5-3-1 (Memenangkan Persaingan) Business Owner tidak hanya berpikir tentang bagaimana bisnis yang saat ini saja, namun harus memikirkan bagaimana agar bisnis yang dikelola ini tetap eksis di sepanjang zaman dan mampu bersaing dalam kondisi sesulit apapun, lebih-lebih dalam persaingan yang semakin tajam.
Setiap bisnis yang Anda launch pasti sudah pesaingnya, ada 5 jenis pesaing atau kompetitor yang perlu Anda analisis antara lain:
  1. Terlama
  2. Terunik
  3. Terbesar
  4. Terdekat
  5. Terbaru
Maka untuk memenangkan persaingan tersebut, seorang Business Owner juga harus mampu mengidentifikasi produk Anda dengan formula 5-3-1 yaitu:

  1. Lima (5) Nilai inti, yaitu 5 hal yang paling dibutuhkan oleh konsumen anda, yang ada di kepala konsumen sebelum mereka memilih produk Anda.
    Contoh dalam bisnis jualan online maka 5 nilai intinya adalah:
  • Barang berkualitas
  • Fasilitas lengkap
  • Banyak variasi produk
  • Layanan cepat
  • Pengiriman tepat waktu.
  1. Tiga (3) yang Ter, yaitu 3 yang Ter-, dimana bisnis Anda lebih baik dibandingkan pesaing. Temukan 3 yang ‘Ter’ di bisnis Anda.
    Contoh jika bisnis Anda kuliner, tiga yang ter – nya adalah:
  • hyginies (produknya)
  • enak (rasanya)
  • cepat (layanannya)
  1. Satu (1) The Only One, temukanlah sesuatu hal yang hanya bisnis anda yang satu-satunya mampu melakukan.Contoh 1 produk yang cukup dahsyat, yaitu satu-satunya peyek kepiting yang dibuat dari kepiting jantan yang belum pernah kawin.  Gimana cara mengetahuiny ya? hehe
Prinsipnya adalah temukan sesuatu nilai yang hanya bisnis Anda saja yang mampu melakukannya. Kalau anda bisa menemukan formula 5-3-1 di bisnis anda, maka bisnis anda akan baik-baik saja. Bisnis anda akan bekerja untuk Anda, Karena produk Anda akan bekerja Untuk Anda. Formula 5-3-1 ini harus terus dikomunikasikan kepada pelanggan di website, medsos, poster, spanduk dan sebagainya. Dan sesungguhnya dalam kondisi seperti itu Aanda sudah berada di zona Blue Ocean Market bukan Red Ocean Market yang berdarah-darah untuk bisa survive. Blue Ocean membuat persaingan tidak lagi relevan karena hanya Anda yang mampu dan memiliki produknya.
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,

By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

GERAKAN PENGUSAHA SADAR SOP


GERAKAN PENGUSAHA SADAR SOP
GERAKAN PENGUSAHA SADAR SOP Bisnis yang didesign untuk besar dan kuat harus ditopang dengan sistem yang kuat, sehingga tahan goncangan seiring dengan pertumbuhannya.
Kebiasaan dan pengalaman terbaik dari business owner atau leader dalam setiap proses bisnis harus direkam, dicatat dan didokumentasikan menjadi sistem baku kerja yang terstruktur, terarah dan terukur. Inilah yang disebut Standard Operating Procedure (SOP).
SOP adalah panduan praktis yang berisi petunjuk pelaksanaan kerja yang efektif dan efisien sebagai standarisasi kinerja perusahaan sehingga setiap hasil kerja bisa diukur secara akurat.
Dari sekian banyak survey kecil yang saya lakukan dan pertanyaan tentang Standard Operating Procedure (SOP), dapat disimpulkan bahwa ternyata hanya sedikit pengusaha yang mengetahui SOP. Bahkan banyak Pelaku Usaha yang menjalankan bertahun-tahunpun bisnis ternyata juga tidak tahu SOP, apalagi melihat bentuknya.
Karenanya saya berinisiatif membuat sebuah gerakan untuk menyadarkan para pengusaha akan pentingnya SOP, dan gerakan itu saya beri nama “Gerakan Pengusaha Sadar SOP”.
Ada 4 Pilar penting dalam membangun Bisnis Autopilot, yaitu :
  1. Produksi
  2. Pemasaran
  3. Keuangan
  4. SDM
Diperlukan suatu sistem berupa SOP (Standard Operating Procedure) untuk memanage ke 4 pilar bisnis tersebut supaya Bisnis Anda menjadi Bisnis Autopilot.
Karena itu dalam rangka mensukseskan “GERAKAN PENGUSAHA SADAR SOP”, maka kami dan Tim memberikan layanan Konsultasi gratis tentang bagaimana membangun Bisnis Autopilot berbasis Sistem SOP.
Atau silakan hubungi langsung Master SOP layanan Gratis Konsultasi SOP dan pendampingan bisnis apabila dibutuhkan.
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

Wednesday, February 26, 2020

MENYUSUN SOP SEMUDAH SENYUM


MENYUSUN SOP SEMUDAH SENYUM
MENYUSUN SOP SEMUDAH SENYUM, Susunlah SOP usaha Anda semudah senyuman. Jika Anda mengetahui betapa mudahnya menyusun SOP maka berbisnis menjadi aktivitas yang menyenangkan. Membuat SOP itu sesederhana Anda cara terbaik dari setiap proses pekerjaan kemudian anda standarkan.menemukan 
Dengan kata lain, perbaiki terlebih dahulu tata kelola perusahaan anda dan temukan cara dan metode yang terbaik baru kemudian buat dalam bentuk SOP. Cara dan metode terbaik itu pastilah unik, mudah, efektif dan efisien sehingga membuat bisnis Anda berkembang. Karena itu Anda bisa tersenyum bahagia.
Mulailah dengan membuat struktur organisasi, job description dan peraturan perusahaan. Khusus peraturan perusahaan yang berisi tata tertib, ketentuan upah, tunjangan sosial, hari libur dan cuti, sanksi pelanggaran dan kedisiplinan sampai pemutusan hubungan kerja. Selama ini dikesankan ribet dan sulit padahal menyusun SOP itu semudah kita menjalankan kegiatan sehari – hari. Kesalahan mindset dan rasa takut akan perubahan yang membuat menjadi sulit.
Rasa takutlah yang membuat bisnis tidak berkembang, bisnis konvensional yang masih mengandalkan one man show pemiliknya tidak bisa mengikuti perkembangan jaman dan segera using. Maka beruntunglah pengusaha yang berani membuat sistem bisnisnya. Ia akan merasakan banyak manfaat dan mulai menikmati hidup dengan waktu luang lebih banyak. Sistem telah mengambil alih pekerjaan sehari – hari mereka.
Mereka lebih banyak punya waktu melihat dunia, menangkap lebih banyak peluang dan eksis di lingkungan sosialnya. Merekapun punya banyak waktu untuk akhiratnya, ibadah dan dakwah sebagai bukti pengabdiannya kepada Rabbnya.
Ini baru keren…
Maka Autopilotkan Bisnis Anda!
Ayoo sukseskan *Gerakan Pengusaha Sadar SOP.
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

PENTINGNYA KARTU NAMA (NON) DIGITAL


PENTINGNYA KARTU NAMA (NON) DIGITAL
PENTINGNYA KARTU NAMA (NON) DIGITAL Kartu nama memunculkan kesan baik dan kepercayaan diri dan profesionalisme dibanding hanya menyebutkan sebatas angka nomor telepon. Mungkin Kartu Nama berbahan kertas sekarang ini dianggap sudah tidak jaman, Kini kartu nama bisa digantikan dalam bentuk digital dengan informasi lebih lengkap tentang diri dan usaha Anda.
Sebuah identitas lengkap ‘personal branding’ dan ‘co branding’ bisa dibuat dalam bentuk profile digital bahkan bisa dikemas lebih indah dan menarik. Anda dapat melihat contoh menarik “profile digital” secara online, silakan Klik https://goo.gl/kajXYR 
Akan tetapi menurut Ferly Junandar dalam bukunya “Speak for Success!”. Di jaman digital seperti ini, Entrepreneur sukses tetap harus selalu siap dengan Kartu Nama. Iya Kartu Nama lengkap dengan Card Holdernya. Lebih-lebih jika Anda adalah Pengusaha Sukses, “Publick Figur”, Pembicara Bisnis yang banyak pengagum Anda yang kemudian tidak sedikit meminta kontak Anda.
Lupakan menulis di atas kertas atau mendiktekan nomor telepon Anda untuk disimpan di ponsel mereka. Siapkan kartu nama Anda, lengkap dengan semua layanan dan nomor kontak yang bisa dihubungi. Simpan selalu di saku baju Anda bukan di dompet. Serahkan kartu dengan menggunakan kedua tangan Anda dengan tulisan menghadap ke arah lawan bicara. Dan hindari kalimat: “Maaf, kartu nama aya habis”.
Sahabat sukses,
Profil diri atau pekerjaan kadang tidak bisa dipresentasikan secara detail melalui sebuah Smartphone.
Jika Anda menghadapi keterbatasan waktu bahkan jika mendadak bertemu di jalan dengan seseorang yang kita anggap penting ataupun prospektif, maka Kartunama ini akan menjadi sarana paling praktis dalam sepersekian detik tanpa harus mencatat atau memencet tombol Handphone.
Bagaimana menurut Anda?
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

CARA PRAKTIS DALAM MENYUSUN SOP


CARA PRAKTIS DALAM MENYUSUN SOP
CARA PRAKTIS DALAM MENYUSUN SOP Ada 6 langkah praktis dalam menyusun Standard Operating Procedure (SOP) untuk usaha Anda. Langkah – langkah tersebut  adalah sebagai berikut:
LANGKAH 1: MEMBUAT SUSUNAN KERJA (CHEKLIST)
Buat checklist dan time schedule, mintalah masukan kepada seluruh stakeholder untuk menentukan hal-hal apa yang akan dibahas di SOP.
LANGKAH 2: MERENCANAKAN ALUR PROSES
  1. Tentukan Format atau Template SOP
  2. Menetapkan Alur Proses
  3. Menentukan Bagaimana SOP tersebut akan di akses.
LANGKAH 3: LAKUKAN WAWANCARA DENGAN KARYAWAN
  1. Wawancara dengan karyawan mengenai apa saja / bagaimana dia bekerja.
  2. Periksalah apakah ada dokumen panduan bekerja, apabila sudah tersedia bisa dipakai sebagai acuan.
LANGKAH 4: MENULISKAN DAN MEMBAHASNYA
  1. Tulis dan masukkan semua catatan Anda pada format template yang sudah disepakati.
  2. Mengukur ketidakrataan atau “gaps” informasi. Misalnya adanya kerjaan terulang, dll.
  3. Lakukan pembahasan (konsultasikan dengan ahlinya).
  4. Mengumpulkan masukan – masukan dari manajemen.
  5. Menyerahkan seluruh data yang sudah dikumpulkan kepada penanggung jawab SOP.
  6. Tetapkan siapa yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan melakukan perbaikan terhadap dokumen SOP.
LANGKAH 5: MAINTENANCE
Review dan bahas SOP setidaknya 1 kali dalam setahun.
LANGKAH 6: TRAINING
Adakan training / pelatihan agar SOP dapat benar – benar dijelaskan dan diaplikasikan.
Jika Anda memerlukan refrensi bagaimana membuat SOP perusahaan dengan benar, saya telah membuat  contoh – contoh SOP untuk membantu dan mempermudah pembuatan SOP perusahaan Anda sendiri dengan tepat. Silakan hubungi Master SOP.
Selamat ber-SOP, dan sukses di Bisnis Autopilot Anda!
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

Tuesday, February 25, 2020

START UP & SCALE UP (Mulai Naik & Pertimbangkan)

START UP & SCALE UP (Mulai Naik & Pertimbangkan)
START UP & SCALE UP (Mulai Naik & Pertimbangkan) Ibarat Lomba lari, Pedagang itu ibarat lari sprint jangka pendek, Dan pebisnis itu lari marathon, jangka panjang perlu energi an napas panjang dan strategi yang baik untuk memenangkannya.
Ada 3 tahapan bisnis,
Bisnis pada tahap Start up fokus mengejar sales dan omset. Grow Up membangun team dan system, dan tahap Scale Up membangun Aset. Banyak pebisnis yang masih tahap Start Up loncat ke tahap Scale Up dan melewati tahapan Grow up akhirnya bisnisnya meninggal dunia secara suul khotimah.
Banyak pedagang yang terjebak pada tahap start up, dagangannya  laris manis lalu buka cabang banyak atau buka Kemitraan tanpa membangun system. Sudah terlalu banyak kisah sedih. Kisah para pebisnis yang gagal saat usaha mulai berkembang punya cabang di mana – mana, tetapi kemudian gagal total, bisnisnya berguguran harta habis meninggalkan hutang bank. Gara gara lupa membangun system pada bisnisnya.
Atau kisah pedagang yang mulai kerepotan dan stress padahal usaha semakin ramai pelanggannya serta semakin banyak cabangnya. Pasti Anda tidak mau mengalami yang demikian?. Ayolah kawan…. untuk Anda yang bisnisnya mulai berkembang, segera tata dan rapikan usaha Anda dengan membuat system yang tepat:  mulai buat struktur organisasi berserta job description, susun SOP beserta perangkat control dan evaluasinya.
Dan Autopilotkan bisnis Anda, agar bisnis tetap jalan dan berkembang walau bisnis ada di mana-mana. Pelajari ilmunya dan terapkan caranya.
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055
Salam Founder,

HPP SERING DIABAIKAN OLEH PEBISNIS PEMULA


HPP SERING DIABAIKAN OLEH PEBISNIS PEMULA
HPP SERING DIABAIKAN OLEH PEBISNIS PEMULA Produk UMKM mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional karena mempunyai keunggulan fleksibilitas yang tinggi dalam penetrasi pasar yang oleh usaha besar dianggap tidak efisien.
Namun ada kelemahan kerap terjadi yaitu keteledoran dalam hal menghitung Harga Pokok Produksi (HPP). Dimana sering terjadi kurang akuratnya dalam menghitung Harga Pokok Produksi yaitu pada komponen BIAYA OVERHEAD yang sering terabaikan. Di sinilah titik rawan yang bisa menyebabkan usaha UMKM gulung tikar.
Sebelum dilanjutkan, alangkah baiknya Anda baca tulisan saya yang berjudul “Bahaya Laba Yang Tidak Direncanakan”.
Komponen biaya pokok produksi ada 3, yaitu:
  1. Bahan baku
  2. Tenaga kerja langsung
  3. Overhead
Biaya overhead atau biaya produksi tidak langsung adalah biaya diluar bahan dan tenaga kerja langsung. Semua biaya selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung yang berhubungan dengan produksi adalah biaya overhead pabrik.
Istilah ini sesuai dengan sifat biaya overhead yang kadang sulit untuk ditelusuri secara langsung kepada produk atau aktivitas-aktivitas pekerjaan. Sehingga membutuhkan suatu proses alokasi yang adil untuk tujuan perhitungan harga pokok produksi.

Yang termasuk biaya overhead pabrik adalah:

1. Biaya bahan penolong.
Yaitu biaya bahan yang digunakan untuk membantu penyelesaian suatu produk yang jumlahnya relative kecil. Misalnya lem dalam perusahaan percetakan, pernis dan paku dalam perusahaan mebel.
2. Biaya tenaga kerja tak langsung.
Yaitu upah yang tidak berhubungan dengan proses pembuatan produk secara langsung. Seperti gaji manager produksi, gaji pegawai administrasi pabrik.
3 Biaya penyusutan aktiva tetap pabrik.
Yaitu biaya penyusutan atas aktiva tetap yang dipergunakan untuk penyelesaian produk, misalnya biaya penyusutan gedung pabrik, mesin-mesin, kendaraan pabrik.
4. Biaya sewa tempat produksi/pabrik, biaya asuransi pabrik
5. Dan biaya overhead lainnya.
Sebagai contoh, jika Anda menyewa gedung untuk produksi tahu. Maka harus pastikan bahwa Harga Pokok Produksi setiap butir tahu yang Anda produksi sudah ditambahkan biaya sewa gedung pabrik per unitnya.
Inilah yang disebut Fixed Cost atau biaya tetap. Jika biaya overhead ini tidak Anda tambahkan jelas akan mempengaruhi harga pokok penjualan karena HPPnya lebih rendah. Akibatnya keuntungan Anda akan berkurang bahkan bisa terjadi kerugian.
Contoh: menghitung biaya sewa per unit produksi.
Jika diketahui:
Sewa pabrik Rp. 15juta per tahun. Dan Kapasitas produksi Tahu per hari 1000 butir. Maka
Biaya sewa per bulan Rp.1.250.000, Biaya sewa per hari Rp. 42.000,- Jadi beban sewa per unit Tahu adalah Rp. 42
Ilustrasi dari perhitungan di atas bahwa setiap biaya yang dikeluarkan untuk proses produksi baik secara langsung maupun tidak langsung harus ditambahkan pada harga pokok produksi.
Sudah paham bukan?
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

JOBDESC MENGGERAKKAN RODA USAHA ANDA?


JOBDESC MENGGERAKKAN RODA USAHA ANDA?
JOBDESCRIPTIONS MENGGERAKKAN RODA USAHA ANDA? “Besarkan bisnismu agar bisa membesarkan bisnis orang lain. Kuatkan dirimu agar bisa menguatkan orang lain. Karena hanya baja yang bisa menempa besi”. Saya mempunyai teman yang sangat beruntung, teman saya ini menjalankan bisnis furniture dan mempunyai workshop yang cukup besar untuk memproduksi sendiri furniture yang dipesan oleh pelanggannya.
Terhitung beberapa kali saya memberi orderan kepada beliau, kira-kira mencapai angka ratusan juta dari customer saya. Saya membuatkan web dan fanspages untuk membantu pemasaran usahanya. Anda bisa lihat webnya: www.interiordibali.com Lumayan dengan hanya biaya buat web kurang dari 150K mendatangkan omset ratusan juta, dan yang lebih gurih lagi adalah bonusnya, bisa untuk pake THR tiap tahun. Hehehe.

Kembali ke laptop!

Beliau, teman saya ini mempekerjakan 25 pegawai di workshopnya. Dasyatnya pekerjaannya rame terus, dan beberapa kali terpaksa menolak orderan walaupun seringkali pula pekerjaan dilembur sampai jam 10 malam.  Wajar ketika saya berkunjung ke rumahnya yang terletak di sebelah workshopnya selalu terdengar deru mesin pemotong kayu.
Sayangnya, teman ini belum bisa mengelola usahanya sebagaimana perusahaan pada umumnya, tidak ada Struktur Organisasi dan pun tidak ada Job Descriptions. Mengalir saja, semua pekerjaan dan pegawainya berjalan berdasarkan kebiasaan dari awal berdirinya. Kecuali bagian pelaksana produksi, semua banyak ditangani oleh ownernya sendiri.
Bahkan saya tidak melihat satupun ada pegawai bagian administrasi yang diperbantukan untuk mencatat orderan, buat kwitansi, menghandle tagihan, mencatat absensi dan membayar gaji karyawan. Belum lagi tugas lapangan, bagian survey lokasi, mengukur dan membuat desain sesuai pesanan. Tapi anehnya bonus dan komisi saya tidak pernah telat… hehehe…
Saudaraku banyak pengusaha konvensional yang tidak memiliki struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan (job descriptions), entah karena tidak sempat atau malas membuatnya.
Mereka mengelola karyawan (maaf) seperti pembantu rumah tangga, perintah sana, perintah sini, bantu sana, bantu sini. Jika karyawan kita seperti pembantu rumah, bagaimana usaha kita bisa maju pesat?
Padahal struktur organisasi dan jobdesc menentukan apakah karyawan kita bekerja secara optimal atau tidak. Jika hanya mengandalkan perintah untuk membuat karyawan bekerja, maka saat kita sakit keras, bisa dipastikan usaha kita bisa turun produktivitasnya.
Hehmm…. begitu pentingnya Struktur Organisasi dan Job Descriptions ya?
Dan alhamdulillah terakhir saya berkunjung ke workshop teman saya ini sudah keliatan rapi bersih dan wangi walaupun masih terdengar suara mesin workshop seperti suara senjata mesin para kesatria Star Wars, colek Luke Skywalker  ­čÖé
Do you?
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

Monday, February 24, 2020

IDENTIFIKASIKAN PROSES BISNIS ANDA!


IDENTIFIKASIKAN PROSES BISNIS ANDA!
IDENTIFIKASIKAN PROSES BISNIS ANDA Kesalahan fatal yang sering terjadi dalam usaha adalah kesalahan dalam mengidentifikasi proses bisnis (Business Process). Contoh pada proses produksi box (kotak) berbahan kertas karton memerlukan 4 tahap pekerjaan yaitu: MEMOTONG – MELIPAT – MENGELEM – MERAKIT. Jika perusahaan kurang teliti mengidentifikasi proses sehingga tahap MELIPAT terlewati yang seharusnya 4 tahap menjadi 3 tahap.
Maka bisa berakibat paling tidak 3 kesalahan fatal sebagai berikut:
1. Kesalahan dalam kebijakan rekrutmen SDM.
2. Kesalahan penyusunan SOP (Standard Operating Produre).
3. Kesalahan penentuan Biaya Produksi.
Pertama, Kesalahan ini berakibat Job Description yang disusun kurang tepat, sehingga berpengaruh dalam kebijakan rekrutmen SDM pada unit produksi.
Kedua, Kesalahan penyusunan SOP akan menyebabkan standar kualitas produk tidak sesuai dengan yang diharapkan. Pengerjaan box tidak melalui proses ‘pelipatan’ sebelum ‘pengeleman’ sehingga produk ditolak oleh pemesan.
Ketiga, Kesalahan Penentuan Harga Pokok Produksi (HPP). Akibatnya harga jual akan dipatok lebih rendah dari sebenarnya karena biaya tenaga ‘melipat’ hilang. Kesalahan ini membuat kerugian atau berkurangnya keuntungan perusahaan.
Faktor inilah yang menyebabkan banyak ‘kasus’ semakin menyusutnya keuntungan. Alias semakin banyak orderan malah semakin berkurang margin keuntungannya bahkan rugi. Misalnya ketika dapat order 100 pcs untungnya 1 juta rupiah akan tetapi saat dapat oder 1000 pcs justru rugi 500 ribu rupiah.
Mari wujudkan “Gerakan Pengusaha Sadar SOP”.  Bisnis menjadi Autopilot dan semakin profitable. “Rumah Tangga Terurus, Bisnis Jalan Terus”. SOP (STANDARD OPERATING PROCEDURE) dibuat agar pengusaha tidak semakin larut dengan kebiasaan – kebiasaan yang menyebabkan usaha sulit berkembang. SOP akan mengurai berbagai kendala dengan menghilangkan kebiasaan – kebiasaan yang tidak baik. Dan ‘mengukuhkan’ kebiasaan yang sudah baik sehingga menjadi prosedur standar yang mampu mendorong perkembangan bisnis kita.
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

LEVEL UP BISNIS ANDA BAGIAN 2


LEVEL UP BISNIS ANDA BAGIAN 2
‘LEVEL UP BISNIS ANDA BAGIAN 2’ Level penghasilan berikutnya setelah Karyawan (EMPLOYEE) dan Pekerja Mandiri (SELF EMPLOYEE) adalah Pemilik Usaha (BUSINESS OWNER).
Baca di artikel sebelumnya… LEVEL UP BISNIS ANDA BAGIAN 1
Jika level Employee dan Self Employee mengorbankan waktu dan tenaganya untuk uang. Maka berbeda dengan Business Owner.Business Owner sudah mempekerjakan orang lain / karyawan untuk menjalankan usahanya. Untuk itu usaha yang mereka jalankan dibuatkan SISTEM sehingga dia tidak perlu terlibat langsung dalam usahanya. Itulah bisnis AUTOPILOT namanya.
Jika usaha masih dikerjakan sendiri namanya Self Employee. Kalo bisnis dibantu beberapa orang karyawan levelnya masih Manager. Kalo Autopilot itu levelnya sudah business owner. Keuntungan mempunyai Bisnis Autopilot bisa memprediksikan Profit dari proyeksi yang dibuat meskipun tidak 100%. Mempunyai waktu yang seimbang dan cukup untuk keluarga, diri sendiri, ibadah, sosial dan lainnya. Karyawan sangat produktif dan turn over rendah.
Autopilot Bussines mempunyai JOB DESCRIPTIONS yang membagi tugas, wewenang dan tanggung jawab setiap karyawannya dengan baik dan jelas. Job Descriptions mengatur spesifikasi dan kompetensi jabatan yang mensyaratkan pendidikan dan pengalaman kerja sebagai standar bagi pemegang jabatan.
Disamping Job Desc, usaha Autopilot mewajibkan adalah sistem yang berupa Standard Operating Procedure (SOP) dalam menjalankan usahanya. SOP sebagai standar dan prosedur kerja yang baku untuk menjamin roda usaha tetap berjalan dengan baik sesuai tujuan yang diinginkan oleh pemilik usaha.
Maka level up usaha Anda menjadi usaha yang Autopilot dengan membuat sistem Standard Operating Procedure (SOP) yang baik.
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

LEVEL UP BISNIS ANDA BAGIAN 1


LEVEL UP BISNIS ANDA BAGIAN 1
‘LEVEL UP BISNIS ANDA BAGIAN 1,Bahwa sebagian besar karyawan (employee) menginginkan kebebasan, terutama dalam hal waktu dan uang. Anda bayangkan, Enak memang, jika gajian tetap dapat setiap bulannya, tapi Anda tidak dibatasi waktu dan kapan saja Anda bisa berlibur, kumpul bersama keluarga, anak dan istri – istri anda. Anda punya banyak waktu untuk ibadah dan kehidupan sosial di lingkungan.
Tidak asyik memang jadi karyawan, selalu diperintah dan harus taat sama atasan. Begitulah kira-kira mimpi indah seorang karyawan. Kemudian Anda mulai berfikir untuk resign, mengundurkan diri dari perusahaan. Tidak mau lagi jadi karyawan. Maka Anda mulai berbisnis dan bekerja sendiri, membuka warung, toko atau berbisnis online. Ada pula yang membuat produk atau jasa sendiri atau mengambil produk lain untuk dijual dan dipasarkan. Itulah SELF EMPLOYEE
Anda kerjakan semuanya sendiri dari A sampai Z. Dari proses memperoleh barang, proses distribusi dan pengelolaan keuangan ditangani sendiri. Apakah dengan posisi ini Anda mendapatkan kebebasan waktu? Tentu tidak!. Uang mungkin Anda dapat akan tetapi waktu tetap Anda korbankan. Ingatlah anda masih di posisi Self Employee (bekerja untuk usaha Anda sendiri).

Coba Pikirkan

Logika di level Employee (karyawan) adalah Anda menukar waktu dan tenaga Anda dengan Uang (gaji). Sedangkan level Self Employee adalah Anda menggunakan waktu dan tenaga Anda untuk memperoleh Uang (penghasilan). Keduanya sama – sama menggunakan waktu dan tenaga Anda bukan?
Robert T. Kiyosaki dalam bukunya Cashflow Quadrant mengatakan bahwa Employee/Karyawan disebut sebagai pola karyawan, yaitu orang yang bekerja dengan orang lain. Biasanya mereka mendapatkan gaji tiap bulannya mereka menukar waktu dan tenaganya. Contoh : Direktur, manajer, buruh. Sedangkan Self Employee/Bekerja sendiri disebut juga sebagai pekerja lepas, mereka bekerja dengan dirinya sendiri. Biasanya mereka memiliki usaha-usaha kecil. Mereka tidak bekerja dengan orang lain. Contoh : dokter, trainer, pengacara, pemilik toko, warung, dsb.
Nah Anda mulai paham di mana posisi Anda? Kemudian bagaimana supaya bisnis atau usaha Anda tidak lagi mengorbankan Waktu dan Tenaga Anda? Jawabnya adalah bikin bisnis anda AUTOPILOT dengan membangun SOP atau System. Bagaimana caranya?
Ikuti artikel – artikel saya berikutnya….
“Sukseskan Gerakan Pengusaha Sadar SOP”.
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

Sunday, February 23, 2020

HAVE MONEY, HAVE (NO) TIME


HAVE MONEY, HAVE (NO) TIME
‘HAVE MONEY, HAVE (NO) TIME’ Sahabat Sukses, ketahuilah banyak orang PANDAI Menjual Produk, tapi tidak pandai Mengelola Bisnis-nya. Sukses adalah ketika kita punya banyak Money (uang), Dan sekaligus punya banyak Time (waktu).
Fenomena yang sering terjadi, Semakin berkembang Bisnis-nya, maka dia semakin kehilangan banyak waktu *(Have Money No Time).* Waktu untuk keluarga, untuk Ibadah, dakwah dan waktu untuk kehidupan sosialnya.
Saat ekspansi dan bertambah cabangnya, bertambah pula stressnya dan hebatnya dia semakin kehilangan keseimbangan hidupnya. Sungguh miris…
Jangan terlambat!!!
Jadilah Pengusaha atau Profesional yang tidak hanya mempunyai uang (HAVE MONEY) tetapi juga punya waktu (HAVE TIME) untuk orang lain dan sesamanya. Merekalah yang punya Sistem pada bisnis-nya.  Dengan System & SOP dia Autopilotkan bisnisnya. “Kini orang tidak lagi melihat seberapa kaya dan hebatnya Anda, tetapi seberapa peduli Anda kepada mereka”.
Lalu, Anda kategori yang mana?
Nah Anda mulai paham di mana posisi Anda? Kemudian bagaimana supaya bisnis atau usaha Anda tidak lagi mengorbankan Waktu dan Tenaga Anda?
Jawabnya adalah bikin bisnis anda AUTOPILOT dengan membangun SOP atau System. Bagaimana caranya?
MAU SAMPAI KAPAN?
Anda harus mengatur bisnis Anda biar memberikan hidup yang berkualitas, jangan biarkan bisnis Anda justru mengatur hidup Anda, sedangkan usia Anda semakin tua. Ayo mulai membangun kaki meja bisnis Anda. biar bisnis semakin profitable dan autopilot, bisnis bisa berjalan sendiri Anda bisa jalan-jalan. “Rumah Terurus Bisnis Jalan Terus”.
Tidak ada kata tapi! Nah loh!
Ikuti artikel – artikel saya berikutnya….
“Sukseskan Gerakan Pengusaha Sadar SOP”.
Baca Juga Artikel USAHA KONVENSIONAL VS USAHA BERSISTEM

*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog
Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

SEMAKIN KAYA, SEMAKIN SIBUK?


SEMAKIN KAYA, SEMAKIN SIBUK?
‘Semakin kaya, Semakin sibuk?’ Self Employed bukanlah pebisnis, tetapi mereka adalah pedagang atau karyawan yang bekerja untuk bisnisnya sendiri. Mereka adalah pebisnis yang sibuk, yang semua pekerjaan dijalankan sendiri, dari purchasing, marketing, sales, packing, shiping, finance dan accounting semua masih melibatkan dirinya. Maka tidak heran pebisnis yang demikian punya banyak uang akan tetapi tidak punya waktu karena kesibukan-nya. Merekalah yang semakin kaya semakin sibuk.
Ada 4 level kesuksesan bisnis. Kategori nomor 4 menunjukkan bahwa Anda benar-benar sebagai pebisnis (Business Owner) sejati.
Empat kategori ini berkaitan dengan seberapa besar konversi waktu yang dia korbankan untuk mendapatkan uang. Apa saja 4 kategori tersebut?
  1. Kategori A, mereka yang tidak punya Waktu, dan tidak punya Uang. Bisa jadi mereka pengangguran tetapi banyak acara (pengacara).
  2. Kategori B, punya banyak Waktu akan tetapi tidak punya Uang. Dia adalah jobless, pengangguran, karena tidak bekerja maka dia tidak punya uang.
  3. Kategori C, punya banyak Uang tapi tidak punya Waktu.
Mereka adalah karyawan dan profesional. Semakin banyak Waktu yg dia korbankan maka semakin banyak Uang yang dia dapat, tapi sayang tidak punya banyak waktu.
Karena waktunya ditukarkan dengan cara bekerja. Waktunya dibayar dengan Gaji harian, mingguan, bulanan atau tiap kehadiran. Termasuk kategori ini adalah pebisnis yang semuanya masih dikerjakan sendiri (self employed).
  1. Kategori D, merekalah para Entrepreneur, Business Owner, mereka punya banyak Uang dan sekaligus punya banyak Waktu.
Merekalah yang punya Sistem pada bisnis-nya.  Dengan System & SOP dia Autopilotkan bisnisnya.
“Kini orang tidak lagi melihat seberapa kaya dan hebatnya Anda, tetapi seberapa peduli Anda kepada mereka”.
Lalu, Anda kategori yang mana?

*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog
Salam Founder,

By Alim Mahdi

Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

BAHAGIA ITU JIKA KAMU OKE, AKU OK


Komunikasi sehat adalah komunikasi yang dibangun atas dasar keseimbangan pada diri seseorang yang bersifat konstruktif.
Pola komunikasi sehat bukan hanya mementingkan diri sendiri, akan tetapi adanya pengakuan akan orang lain yang memiliki hak yang sama dengan dirinya.
Ada 4 pola komunikasi:
  1. I am OK, You are OK
  2. I am OK, You are Not OK
  3. I am Not OK, You are OK
  4. I am Not OK, You are Not OK
‘I am OK, You are Not OK’ adalah pola komunikasi yang kurang sehat, dimana posisi ini menunjukkan individu dirinya lebih baik dari orang lain. Pola ini ada kecendrungan menuntut dan menyalahkan seseorang, menuduh atau mengambing hitamkan orang lain.

*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog
Selain ‘I am Ok, You are not Ok’, pola komunikasi tidak sehat lainnya adalah: ‘I am Not Oke, You are OK’ dan lebih parah lagi adalah “I am Not OK, You are Not OK’.
Yuk kita bangun komunikasi sehat untuk kebaikan kita bersama. Bahagia itu jika Kamu OK, aku OK!

Salam Sadar SOP,
Alim Mahdi
Master SOP & Sistem Bisnis
www.mastersop.com

Friday, February 21, 2020

Contoh SOP Perusahaan Komputer IT

Contoh SOP Perusahaan Komputer IT
Langkah terpadu yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam mengatur pengelolaan management dan semua hal adalah dengan membuat format sop yang tepat. Sop singkatan dari standar operasional prosedur bagi tata laksana alur kerja sebuah perusahaan yang berlaku bagi semua pihak yang berkaitan dengan alur kerja perusahaan tersebut. Anda bisa mengakses contoh SOP perusahaan komputer IT yang sangat lengkap dengan pengaturan mengenai tekhnik dan juga program dalam computer ini. Meski ini terbilang cukup rumit namun tata laksana kerja yang bersinggungan dengan tekhnik computer pun harus dijelaskan secara riil untuk memberikan prosedur yang tepat bagi semua pihak dalam menjalankan wewenangnya. Sop ini dibuat untuk kepentingan semua pihak dan bukan untuk membuat tekanan atau paksaan bagi karyawan dalam lingkungan kerja. Format sop tidak mengikat karyawan dengan aturan yang ada didalamnya namun substansi dari sop ini sendiri akan jadi pedoman yang menjadi tolak ukur standar kerja bagi semua karyawan.

Para pemegang kebijakan pada sebuah perusahaan computer adalah para ahli yang memiliki kemampuan handal dalam tekhnik komputansi. Mereka memiliki standar yang jelas dalam mengatur pengelolaan karyawan pada contoh sop perusahaan komputer yang disusunnya. Desain sop ini memiliki kekuatan procedural yang akan memberikan batasan mengenai hak dan kewajiban setiap karyawan dalam kapasitasnya sebagai pelaksana tugas dalam perusahaan. Ini akan memberi kesadaran pada semua elemen dalam perusahaan untuk bisa menguasai kinerja mereka dengan cukup optimal. Perangkat computer yang merupakan bagian inti dari pemasaran perusahaan memiliki alur dan sistem tersendiri yang akan dibuat dalam desain sop. Pembahasan untuk sop computer ini mencakup tekhnik dan jaringan yang harus dibuat serta pengendalian struktur computer itu sendiri.

*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Pengarahan mengenai pelaksanaan sop akan dijelaskan secara rinci oleh divisi yang bertanggung jawab dengan management perusahaan. Ini akan mengarahkan semua pihak yang berada pada lingkungan perusahaan agar bisa menguasai secara lengkap alur kerja yang harus dijalankan tanpa ada paksaan dan tekanan karena ini adalah sebuah kesepakatan yang dibuat untuk mengendalikan kinerja perusahaan yang lebih baik. Dengan penggunaan system sop ini diharapkan alur kerja setiap bidang akan terkontrol dengan baik. Meski contoh sop perusahaan komputer IT ini telah mengandung muatan tekhnologi yang cukup tinggi namun management pengelolaan sop itu sendiri masih mengandung system yang sederhana yang dibuat dengan narasi atau berupa bagan yang diterapkan pada setiap bagian perusahaan agar bisa diakses oleh semua pihak. Kepentingan perusahaan merupakan bagian penting dari semuanya sehingga semua karyawan harus tunduk dan berjalan pada alur kerja yang telah ditetapkan sesuai format sop yang disusun. Ini melibatkan semua unsur perusahaan dari mulai elemen manager hingga karyawan yang berada di bagian operasional.

Contoh SOP Perusahaan Logistic yang lengkap


MEMULAI BISNIS SENDIRI

Saat ini, banyak orang-orang yang semakin sulit untuk mendapat pekerjaan, apalagi bagi orang-orang yang tidak memiliki keahlian khusus. Me...

Search This Blog

Labels