Wednesday, March 4, 2020

COST STRUCTURES

Pastikan biaya yang Anda keluarkan lebih kecil daripada pendapatan Anda!, Revenue Streams tidak sempurna tanpa adanya Cost Structures. Cost Structures adalah biaya – biaya yang timbul karena konsekwensi dari setiap aktivitas (key activities) untuk menghasilkan barang atau jasa (value proposition).
Cost Structures adalah blok atau elemen terakhir dari Business Model Canvas temuan Alexander Osterwalder. Dengan mengetahui elemen ini maka Anda akan mengetahui berapa besar investasi yang Anda butuhkan untuk menjalankan bisnis Anda.
Dan Anda tidak dapat menentukan laba (profit) jika tidak mengetahui komponen biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis Anda.  Setiap struktur biaya akan mempengaruhi Harga Pokok sebelum Anda memutuskan Harga Jual produk Anda.  Struktur biaya juga akan mengurai habis biaya usaha atau biaya operasional perusahaan sehingga Anda dengan jelas mengetahui berapa keuntungan bersih (net porofit) usaha Anda.
PROFIT MARGIN

Jika omset adalah jumlah uang hasil penjualan maka profit adalah keuntungan dari hasil penjualan. Omset menunggu perhitungan harga pokok dan biaya operasional usaha lainnya sebelum menghitung profit (laba bersih). Besarnya omset tidak menjamin keuntungan besar, bisa jadi omset besar tapi keuntungan kecil atau sebaliknya malah rugi. Hal ini bisa terjadi karena tingginya harga pokok produk dan biaya besarnya operasional perusahaan. Omset sendiri tidak selalu berbentuk kas bisa juga dalam bentuk piutang yang kemungkinan tidak tertagih.
Profit Margin adalah selisih antara net sales (penjualan) dengan operating expenses (Harga Pokok Penjualan + Biaya Operasional). Menghitung Rasio Profit Margin adalah besarnya keuntungan bersih (Penjualan – HPP – Biaya Operasional) dibagi atau dibandingkan total omset (penjualan) dalam suatu periode.
HARGA POKOK PENJUALAN (HPP)

Harga Pokok Penjualan adalah jumlah pengeluaran dan beban yang langsung atau tidak langsung untuk menghasilkan barang atau jasa di dalam kondisi dan tempat barang tersebut dapat digunakan atau dijual. Dalam perusahaan industri HPP disebut juga Harga Pokok Produksi, yaitu Harga Pokok melekat pada persediaan barang jadi. Harga Pokok Produksi dikeluarkan untuk memproses bahan mentah menjadi bahan jadi. Dan komponen Harga Pokok Produksi terdiri dari biaya langsung dan tidak langsung
BIAYA LANGSUNG TAK LANGSUNG

Biaya langsung adalah biaya -biaya yang secara akurat dapat dibebankan langsung pada proses produksi atau pembuatan produk, misalnya biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung bagian produksi. Sedangkan biaya tidak langsung adalah biaya-biaya overhead, yaitu biaya produksi yang tidak dapat dibebankan langsung tetapi berkaitan dengan proses produksi atau pembuatan produk. Misalnya biaya depresiasi mesin dan gedung pabrik dan lainnya.
BIAYA TETAP TIDAK TETAP

Fixed cost adalah biaya-biaya tetap yang muncul tidak tergantung pada jumlah produksi. Varible cost adalah biaya – biaya yang muncul  bervariasi sesuai jumlah barang yang diproduksi. Contoh Fixed cost seperti: gaji karyawan bulanan, sewa gedung, penyusutan aktiva tetap. Variable cost seperti: biaya bahan baku, tenaga yang dibayar per satuan kerja, tukang jahit yang dibayar per baju, dll.
Demikianlah struktur biaya yang harus Anda ketahui sebagai business owner. Untuk lebih mudahnya berikut daftar struktur biaya (Cost Structures) sebagai berikut:
  1. Pengadaan Bahan Baku
  2. Pengadaan Barang Dagangan
  3. Tenaga Kerja
  4. Sewa Gedung
  5. Depresiasi/Penyusutan
  6. Transportasi
  7. Komunikasi
  8. Alat Tulis
  9. Asuransi
  10. Pemasaran
  11. Konsultan
  12. administrasi
  13. Dan lain-lain
Jika Anda sudah memahami, maka Cost Structures harus lebih kecil ketimbang Revenue Streams untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di  www.mastersop.com/katalog
Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

No comments:

Post a Comment

TIPS AGAR MUDAH MELAKUKAN CLOSING

Closing sebenarnya bukan akhir dari sebuah sistem marketing, namun teknik closing adalah strategi yang digunakan untuk mendorong customer me...

Search This Blog

Labels