Thursday, June 4, 2020

MASIH BANYAK KESALAHAN LAIN YANG BELUM KITA COBA


“Janganlah mengulang-ulang kesalahan yang sama, karena masih banyak kesalahan lain yang belum dicoba”. Pesan bijak ini ditulis GM. Agung Nugroho, pakar marketing Indonesia yang saya terima kemarin sore dari milist KOMISI. Dan pesan ini menginspirasi saya untuk menuliskannya di sini.

Jika kita menjalani hidup dengan ketakutan untuk melakukan kesalahan, maka kita akan menghabiskan hidup kita dengan tidak melakukan apa-apa. Semakin banyak tanggung jawab yang kita pikul, kemungkinan kita melakukan kesalahan pun semakin sering.

Bukan masalah jika kita melakukan kesalahan, justru kesalahan adalah bagian penting dari hidup kita untuk terus belajar agar semakin maju dan sukses.

Tidak ada orang yang suka berbuat kesalahan. Namun jika kita ingin melewati hidup dengan baik, maka tidak ada jaminan bagi kita untuk tidak melakukan kesalahan. Jika kita dapat belajar dari kesalahan dengan tepat, maka kita akan mendapatkan bahan bakar baru untuk maju kedepan.

“Belajarlah dari kesalahan”, jika tidak pernah salah, bagaimana kita bisa mempelajarinya?”

Dari kesalahan-kesalahan yang telah kita buat, tentu saja kita akan semakin berkembang dan bijak.

Kesalahan-kesalahan, dalam hubungannya dengan keberanian mengambil resiko, merupakan sesuatu yang krusial untuk kesuksesan kita. Hal yang terpenting adalah melihat kesalahan sebagai batu loncatan untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi dan kehidupan yang lebih baik.

Namun demikian janganlah membuat kesalahan yang berulang-ulang pada hal yang sama, karena masih banyak kesalahan lain yang belum dicoba dan dipelajari.

Terhadap kesalahan, Kita harus mencari jalan pemecahan dan melakukan tindakan perbaikan. Jika kita mengulang kesalahan yang sama, hal tersebut menunjukkan bahwa kita tidak mengalami suatu kemajuan dan menyebabkan kerugian/penderitaan yang berulang.

*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

Kiat belajar dari kesalahan supaya tidak terulang pada kesalahan yang sama yaitu :

Pertama, Jangan Menjadi Seorang Yang ’Perfectionist’.
Jika kita selalu ingin merasa semuanya sempurna, selalu ingin menghindari kesalahan-kesalahan sekecil apapun, hal itu lama kelamaan akan membentengi diri kita secara psikologi dan kita menjadi tidak berani dalam mengambil resiko.

Kedua, Jangan Membuang Waktu Dengan Mencari Pembenaran.
Kita manusia mempunyai sifat alami untuk mencari pembenaran atas kesalahan-kesalahan yang kita lakukan. Dengan cara ini Kita tidak sadar telah membuka potensi melakukan kesalahan yang sama.

Ketika kita melakukan kesalahan, rata-rata reaksi pertama kita adalah menyalahkan orang lain.
Ya, saya telah menabrak mobil di depan saya, tapi itu adalah karena teman saya yang selalu mengajak saya bergosip sehingga konsentrasi saya terpecah…”

”Saya tidak dapat menyelesaikan tugas sesuai jadwal karena komputer saya mengalami gangguan …”

Perlu kita ketahui, ketika kesalahan telah dibuat, atasan kita sama sekali tidak tertarik dengan pembenaran-pembenaran yang kita buat. Kita mencari pembenaran karena ego kita yang tinggi.

Kadang-kadang, hal terbaik yang perlu diucapkan, sangat sederhana : ”Ya, saya telah melakukan kesalahan.”

Ketiga, Pahami Mengapa Kesalahan Tersebut Dapat Terjadi.
Kesalahan-kesalahan dapat terjadi karena berbagai macam kesalahan. Untuk mencegah terjadinya kesalahan yang sama dua kali, kita harus memahami akar permasalahannya.

Keempat, Kesalahan Adalah Kesempatan Untuk Belajar.
Dari kesalahan-kesalahan yang telah kita buat, tentu saja kita akan semakin berkembang dan bijak.

Semoga bermanfaat, Dan Janganlah mengulang-ulang kesalahan yang sama, karena masih banyak kesalahan lain yang belum dicoba!.

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

No comments:

Post a Comment

TIPS MENDAPATKAN KARYAWAN YANG TEPAT

Anda tentu tahu, bahwa sebuah rekrutmen merupakan serangkaian proses untuk mencari dari sekelompok pelamar kerja guna mengisi posisi yang te...

Search This Blog

Labels