Monday, November 23, 2020

KEBIASAAN KARYAWAN HEBAT

Dari pada mencari berbagai alasan serta asyik berfikir yang tidak ada habisnya, lebih baik lakukan "SESUATU"

Mumpung jantung kita masih berdenyut kencang, bagaimana kalau kita lakukan kerja-kerja nyata dengan kecepatan tercepat.

Nah bila kita sebagai pegawai kantoran, coba kita mengintip kebiasaan apa saja yang dilakukan karyawan hebat. Bagaimana kebiasaan hebat yang bisa mempercepat peningkatan karir seorang karyawan?

1. Mengenali Kebiasaan Kerja Sendiri
Mereka mengenali kebiasaan kerja sendiri dan kemudian menyusun jadwal yang sesuai dengan kebiasaan kerja.

Bila kita sudah menyusun jadwal kerja tersebut dengan cara yang paling baik bagi kita, maka kita harus berpegang padanya.

Kebanyakan orang lebih suka bekerja di pagi hari dan mulai berkurang setelah makan siang. Namun ada orang yang justru sebaliknya, yang bertambah momentumnya dan menambah kecepatannya sejalan dengan bertambahnya usia hari.

Yang penting adalah kita mengetahui saat produktivitas kita dan dapat merencanakan hari kerja sesuai dengan saat-saat itu.

Dengan mengelola  dan mengorganisasi diri kita sendiri berdasarkan cara yang sesuai dengan kebiasaan kerja kita sendiri. Dan dengan mencatat semuanya, kita akan bisa membebaskan otak dari berbagai pikiran yang berhubungan dengan pekerjaan saat kita sedang tidak bekerja.

2. Komunikasi Kantor yang baik
Kecepatan penyelesaian pekerjaan di kantor atau cepatnya perolehan informasi bergantung pada atau lebih banyak ditentukan oleh style daripada sistem.

Ada yang menyukai pertukaran informasi secara informal daripada dalam suasana yang lebih formal.

Untuk mendapatkan informasi, ada orang yang senang mendatangi kantor orang lain daripada mereka datang ke kantornya. Ada yang lebih cenderung meminta informasi ringkas atau buletin tentang suatu hal daripada  sebuah laporan formal.

Apapun style yang kita sukai, yang penting bagaimana sebuah informasi bisa tersampaikan secara baik.

Pertukaran informasi yang dilakukan secara informal dan cepat cenderung mengalir ke semua karyawan sebagai suatu style komunikasi.

Biasanya gaya atau style atasan akan ditiru oleh anak buahnya.

Bila seorang atasan pandai menukar informasi dengan cepat, sebagian besar orang-orang dalam timnya juga akan pandai dalam hal itu.

Sebaliknya bila seorang atasan lamban dan cenderung mengulang hal-hal yang telah jelas atau menghabiskan lebih banyak waktu dari yang seharusnya untuk mengatakan sesuatu yang perlu dikemukakan, maka seluruh anggota timnya juga hampir berperilaku seperti itu.

Gaya pribadi seorang atasan dan kemampuanya bertukar informasi lebih mempengaruhi tingkat efisiensi suatu departemen.

Dibandingkan dengan hasil kepandaian gemilang yang terstruktur dalam mengorganisasi.
 
3. Pertimbangan Menulis atau tidak Menulis
Jika ada alasan untuk menulis, yakni mencatat untuk pedoman di masa depan, menegaskan suatu kesepakatan, mencatat serangkaian fakta rumit atau angka-angka, kita sebaiknya menulis.

Walaupun hanya untuk melindungi diri atau menyatakan posisi kita bila posisi tersebut akan dipersoalkan, maka hal tersebut sudah merupakan alasan yang benar untuk menulis.

Hal penting yang perlu diingat mengenai komunikasi tertulis ialah bahwa bentuk komunikasi ini menimbulkan pekerjaan lebih banyak dan karenanya membutuhkan waktu kita dan waktu orang lain untuk membacanya.

Namun bila tidak ada alasan khusus, tanyalah diri kita sendiri apakah komunikasi lisan tidak lebih baik, lebih sederhana, dan lebih efisien.

Ada seorang pimpinan perusahaan yang cenderung senang dengan bentuk komunikasi lisan. Dan ada juga yang senang dengan tulisan.

Alasan pimpinan perusahaan yang senang komunikasi lisan adalah karena segala macam kemungkinan dapat timbul dan harus dipertimbangkan.

Hal yang sama sebenarnya berlaku sama untuk komunikasi tulisan, dengan komunikasi tulisan juga ada implikasi yang harus dipertimbangkan.

Bila anda sebagai karyawan ingin meningkatkan skill dalam menulis procedur, ikuti langkah-langkahnya di Cara Praktis Menyusun Standard Operating Prosedur (SOP)

Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog

4. Merapikan Kantor
Penampilan sebuah kantor, kerapian dan kebersihannya akan sangat mempengaruhi efektivitas dan efisiensinya.

Bila kita memasuki sebuah kantor yang tampak tidak terorganisasi, kita akan merasa tidak terorganisasi.

Atau bagaimana perasaan kita saat memasuki sebuah kantor yang kondisinya kacau dan kotor? Tidak nyaman kan?

Kalau kita merasakan seperti itu, apakah kita akan mengikutinya? Tidak kan?

Maka sebelum pengaruh buruk terjadi pada diri kita, segeralah rapikan kantor kita, tidak usah ditunda-tunda.

Penataan kantor sebaiknya dilakukan dengan tepat. Bagaimana menempatkan bagian produksi, accounting, keuangan, dan kearsipan secara efisien?

Letakkan sesuatu pada tempatnya. Bila kita masih sering melihat pegawai yang makan siang di meja kerjanya, cobalah untuk memberikan pengertian dengan baik.

Ingatlah bahwa efisiensi kantor sebanding dengan PENAMPILANNYA yang efisien.

Semoga Bermanfaat,.
Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

No comments:

Post a Comment

DOSA YANG GUGUR KARENA KELETIHAN KITA

Kawan, Kita Yakin bahwa Allah sudah mengatur Rezeki kita. Dan kewajiban kita adalah bekerja dan ikhtiar untuk mendapatkannya, sedangkan hasi...

Search This Blog

Labels